Kamis, 06 Juni 2013

Penyakit Periodontal



Penyakit periodontal adalah penyakit pada jaringan pendukung gusi, di mana terjadi peradangan atau pun infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Dalam bahasa kedokteran peradangan jaringan periodontal disebut periodontitis, dalam tingkat lanjut periodontitis menyebabkan kerusakan tulang dan mengakibatkan kegoyangan gigi sehingga gigi akhirnya harus dicabut. Periodontitis merupakan penyebab utama hilangnya gigi pada orang dewasa.
Dalam penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan dalam Journal of Periodontology, didapati bahwa orang dewasa yang tidak bergigi lebih besar kemungkinan untuk menderita penyakit ginjal kronik daripada orang dewasa yang gigi geliginya masih cukup lengkap. Penelitian yang dilakukan oleh penelitia dari Case Western Reserve University, Cleveland, Ohio tersebut melibatkan 4053 orang dewasa berusia 40 tahun keatas. Fungsi ginjal dan kesehatan periodontal pada partisipan tersebut diperiksa, dan dari hasil penelitian tersebut terungkap bahwa partisipan yang sudah kehilangan semua gigi ternyata lebih besar kemungkinan untuk menderita penyakit ginjal kronik daripada partisipan yang giginya masih lengkap. Menurut penelitinya, peradangan kronik yang destruktif pada jaringan periodontal dapat berperan dalam tingginya angka penyakit ginjal kronik di antara pasien tidak bergigi.
Pada penelitian lain yang dilakukan oleh peneliti dari Medical University Polandia, didapati angka periodontitis yang lebih tinggi pada penderita ginjal kronik dibandingkan dengan populasi umum terutama pada penderita gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah secara rutin. Dapat diasumsikan bahwa penyakit ginjal kronik dan penyakit periodontal memiliki hubungan kausatif dua arah.
Dari data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut yang terpelihara dapat menghindarkan seseorang dari resiko menderita penyakit ginjal kronik. Sebaliknya, tindakan profilaksis dan perawatan penyakit gigi dan mulut secara dini dan seksama pada penderita penyakit ginjal kronik dapat berdampak positif bagi kesehatan umum pasien tersebut. Terapi periodontal tersebut meliputi pembersihan karang gigi, penghalusan akar, dan pemberian antibiotik yang pada akhirnya akan menurunkan tingkat peradangan secara signifikan.

Vertigo

Vertigo didefinisikan sebagai rasa pusing berputar, sehingga sekeliling kita atau diri kita rasa berputar. Vertigo sendiri dapat dibedakan menjadi dua:

# vertigo sentral: gangguan pada saraf otak

# vertigo perifer: gangguan pada kanalis semisirkularis telinga, penyebab paling sering dari vertigo

Pada vertigo perifer, pencegahan yang terbaik adalah dengan mengatasi masalah pada organ keseimbangan tersebut, hal ini dapat dilakukan oleh dokter ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) atau oleh dokter spesialis syaraf. Bila sudah terlanjur terkena vertigo, pengobatan sederhana yang dapat menolong Anda adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan, memejamkan mata, dan menjaga agar posisi kepala tidak bergerak.

Selasa, 04 Juni 2013

kelumpuhan pada wajah.



Jika suatu hari satu sisi wajah Anda mendadak terasa lumpuh dan tidak bisa digerakkan, bisa jadi Anda mengalami kondisi yang disebut Bell’s palsy. Kelainan ini disebabkan karena adanya kerusakan pada syaraf wajah (fasialis), tepatnya saraf kranial ketujuh. Gejala klinis yang paling sering terjadi adalah otot wajah yang tidak dapat digerakkan dan terasa lumpuh, serta satu sisi wajah terlihat mencong/miring. Penderita umumnya mengalami kesulitan menutup mata dan mulut, tidak dapat mengangkat alis, serta sulit saat hendak makan dan berbicara kurang jelas. Tingkat keparahannya bervariasi, bisa hanya seperti kesemutan hingga kelumpuhan total. 
Meski penyebab yang pasti dari kelainan ini masih belum dipastikan, selama ini faktor genetik, kurangnya suplai darah (iskemik vaskuler) , kelainan autoimun, dan peradangan yang disebabkan virus sering dikaitkan sebagai pemicu timbulnya Bell’s palsy. Oleh sebab itu  perawatan pasien Bell’s palsy umumnya meliputi pemberian terapi kortikosteroid serta terapi kombinasi yaitu dengan melibatkan pemberian obat-obatan antivirus.
Namun, suatu studi meta-analisis yang dilakukan oleh peneliti dari Aristotle University of Thessaloniki Yunani menyebutkan bahwa menambahkan antivirus untuk perawatan Bell’s palsy tidak terlalu berpengaruh pada pemulihan fungsi pergerakan wajah. Kecepatan waktu pemulihan fungsi motorik wajah setelah terapi 3 bulan antara kelompok yang diberi kortikosteroid dengan kelompok yang diberi terapi kombinasi kortikosteroid-antivirus ternyata tidak terlalu berbeda. Studi tersebut menyimpulkan, pasien cukup diberi obat kortikosteroid saja.
Jika Anda mengalami kondisi yang menyerupai gejala Bell’s palsy, segera berobat  agar kemungkinan sembuh total semakin besar. Namun jangan samakan kondisi ini dengan stroke, sebab kelainan yang terjadi pada Bell’s palsy langsung terjadi pada  syaraf wajah dan kelumpuhan tidak terjadi pada anggota tubuh lain.


mencegah lingkar hitam pada mata

Lingkaran hitam di sekitar mata seringkali ditemukan jika seseorang mengalami kurang tidur. Namun, jika lingkaran hitam di sekitar mata tidak juga menghilang setelah cukup tidur maka Anda perlu memperhatikan beberapa hal.
Proses Penuaan
Lingkaran hitam di sekitar mata dapat muncul karena proses penuaan. Ketika terjadi proses penuaan, kulit akan menjadi semakin tipis. Lemak dan jaringan kolagen juga semakin menipis dan berkurang. Jika hal-hal ini terjadi di sekitar mata maka akan menyebabkan pembuluh darah di sekitar mata akan lebih terlihat dan menciptakan siluet biru-kehitaman samar di sekitar mata.
Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat mendasari lingkaran hitam di sekitar hitam:
  1. Alergi
  2. Pada masyarakat Asia, masalah pigmentasi yang tidak merata sering menjadi penyebab
  3. Paparan sinar matahari dapat menyebabkan pembentukan pigmen yang berlebihan pada daerah tertentu, termasuk di sekitar mata. Paparan sinar UV juga dapat melemahkan jaringan kolagen kulit sehingga membuat kulit kendur
  4. Sering menggosok daerah sekitar mata
  5. Gaya hidup tidak sehat seperti stres fisik dan emosional, merokok dan konsumsi alkohol.
Lingkaran hitam di sekitar mata dapat membuat seseorang tampak lebih tua. Meskipun dapat diatasi dengan penggunaan perias wajah atau perawatan kosmetik, pencegahan tetap lebih baik. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya lingkaran hitam di sekitar mata:
  1. Tidak merokok
  2. Menggunakan tabir surya di sekitar mata
  3. Menggunakan pelembab di sekitar mata pada malam hari sebelum tidur
  4. Gunakan perawatan kulit dengan vitamin A untuk mencegah kulit mengendur
  5. Gunakan kaca mata hitam bila di luar ruangan untuk melindungi daerah sekitar mata dari sinar UV.

Senin, 03 Juni 2013

Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari



Kita sering mendengar perkataan kerusakan kulit akibat sinar matahari, sebenarnya itu terjadi karena kulit melindungi tubuh dari sinar matahari. Sinar matahari merupakan sumber radiasi ultraviolet yang bisa merusak sel-sel tubuh. Pemaparan berlebihan dalam waktu singkat menyebabkan luka bakar karena matahari. Pemaparan jangka panjang menyebabkan penebalan lapisan kulit paling atas dan peningkatan pembentukan pigmen oleh sel-sel penghasil pigmen. Pigmen (melanin) merupakan zat pelindung alami yang menyerap energi dari sinar ultraviolet dan mencegah masuknya sinar ke jaringan yang lebih dalam.
Sinar ultraviolet, meskipun tidak dapat dilihat oleh mata manusia, merupakan bagian dari sinar matahari yang sangat berpengaruh pada kulit. Sinar UV dikelompokkan ke dalam 3 jenis, ultraviolet A (UVA), ultraviolet B (UVB), dan ultraviolet C (UVC), tergantung pada panjang gelombang.
Sinar UV dalam jumlah kecil bermanfaat karena membantu tubuh menghasilkan Vitamin D. Meskipun begitu, sinar UV dalam jumlah bersar merusak asam deoxyribonucleid (DNA-bahan genetik tubuh) dan merubah jumlah dan jenis kimia yang membuat sel kulit. Perubahan ini bertanggungjawab untuk mempengaruhi kerusakan pada sinar UV, termasuk pembakaran, penuaan kulit premature, berkerut, dan kanker kulit. Meskipun UVA menembus ke dalam kulit, UVB bertanggung jawab lebih untuk memperngaruhi kerusakan sinar UV.
Kepekaan kulit terhadap sinar matahari bervariasi, tergantung kepada ras/bangsa seseorang, dan keadaan kulit secara keseluruhan. Orang berkulit gelap memiliki lebih banyak melanin sehingga lebih tahan terhadap efek matahari yang berbaya (termasuk luka bakar karena matahari, penuan kulit dini, dan kanker kulit). Orang kulit putih tidak memiliki melanin di dalam kulitnya dan bisa mengalami luka bakar yang sering meskipun hanya mengalami sedikit pemaparan sinar matahari. Jika tidak memakai pelindung, bisa terkena kanker kulit.
Efek Jangka Panjang dari Sinar Matahari
Paparan sinar matahari selama bertahun-tahun menyebabkan penuan kulit, tetapi yang paling merusak adalah pemaparan sebelum usia 18 tahun. Kerusakan pada lapisan kulit yang lebih dalam menyebabkan keriput dan perubahan warna menjadi kuning. Sinar matahari juga menyebabkan penipisan kulit dan bisa merangsang pertumbuhan prekanker. Terlalu lama berada dibawah sinar matahari langsung bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.
Untuk meminimalisir kerusakan dari paparan sinar matahari adalah menghindari atau mengurangi terkena sinar matahari langsung dalam jangka waktu lama. Kerusakan yang telah terjadi sulit untuk dikembalikan. kepekaan yang berlebihan terhadap sinar matahari harus diatasi dengan menggunakan pakaian pelindung, guna menghindari paparan sinar matahari langsung serta ditambah penggunaan tabir surya secara tepat, dengan demikian akan membantu mengurangi kulit terpapar langsung sinar matahari.

Makanan yang dapat Menurunkan Kualitas Kesuburan

Selain mengenyangkan, makanan juga memiliki berbagai manfaat lain bagi tubuh. Pasangan suami-istri Dr Brian Clement dan Dr Anna Maria Clement, yang merupakan penulis buku 7 Keys to Lifelong Sexual Vitality, mengungkapkan bahwa ada beberapa makanan yang berguna untuk meningkatkan kesuburan. Jenis makanan tersebut tentu perlu dikonsumsi bila Anda sedang melakukan terapi kesuburan. Sebaliknya, jika ingin meningkatkan kesuburan Anda harus menghindari beberapa jenis makanan berikut ini.

1. Cheeseburger

Meski jenis makanan ini sering dianggap sebagai junk food, namun masih banyak orang yang menyukai jenis makanan ini. Bahayanya, makanan ini mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi dalam keju dan dagingnya. Kandungan lemak ini bisa menyumbat pembuluh arteri Anda, khususnya arteri pada area vagina dan penis. Meski tak langsung menyebabkan bahaya, namun lemak ini nantinya akan menumpuk jika Anda terlalu sering menyantapnya.

2. Muffin

Muffin mengandung lemak trans yang berbahaya. Proses pemanggangan muffin akan mengandung banyak lemak trans. Lemak ini tidak hanya akan menyumbat pembuluh arteri, tetapi juga akan menurunkan kadar hormon testosteron pria. Hal ini akan membuat dorongan seksual si dia akan berkurang.

3. Soya latte

Berbagai produk makanan berbasis kedelai mengandung estrogen yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan gairah seks pria akan berkurang. Bahkan sebuah studi tahun 2008 yang dimuat dalam jurnal Human Reproduction menemukan bahwa kedelai dapat menurunkan jumlah produksi sperma.

Gizi Sayur dan Sinar Ultraviolet



Selama ini radiasi sinar ultraviolet diyakini sebagai pencetus kanker kulit terpopuler di dunia. Namun dibalik keadaan tersebut, sinar ultraviolet memiliki manfaat bagi higienitas pada produk sayur yang kita konsumsi. Radiasi sinar ultra violet di Amerika sudah digunakan untuk mematikan unsur patogen baik untuk tumbuhan maupun pada manusia. Menimbang hal tersebut agen disinfekta sering menggunakannya untuk menghilangkan patogen pada produk pangan.
Food and Drug Adminisstrasion (FDA) USA menyetujui penggunaannya sebagai disinfektan, khususnya untuk perlakuan pasca panen yang digunakan pada permukaan produk pangan. Penyinaran dengan sinar UV-C pada skala 240-260 nm akan sangat efektif membasmi unsur patogen pada produk segar dibandingkan disinfektan yang umum digunakan seperti chlorine atau ozone. Sinar matahari ini dapat juga merusak struktur DNA namun pada beberapa jenis mikroba, hal tersebut dapat didunakan untuk memperbaiki jaringan yang rusak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan UV-V sebagai perlakuan pada pasca panen berhasil dengan baik dalam mengurangi agen-agen patogen. Sehingga mampu mempertahankan kualitas produk.
Kelemahan dari penggunaan UV-C ini, yaitu tidak dapat menembus kedalam, sehingga pada implementasinya teknik ini hanya terbatas pada permukaan saja, khususnya pada industri pangan. Disamping itu katalis dari oksidasi akan menyebabkan bau tengik serta perubahan pada warna permukaan produk.
Yang menjadi titik kritis pada pada saat teknik ini dikembangkan untuk sayuran adalah penentuan dosis yang akan digunakan. Sehingga dosis, jarak dan lamanya waktu penyinaran sangat berpengaruh dalam penggunaan sinar UVC yang efektif. Penggunaan UV-C normalnya pada sayuran hanya diperbolehkan dalam dosis renda.
Food Research International mempublikasikan hasil penelitiannya, menunjukan bahwa radiasi UV-C pada dosis yang tepat dapat menurunkan mikroba patogen tanpa mempengaruhi mutu pada produk selada. Sedangkan pada uji coba di buah semangka menunjukan bahwa penggunaan UV-C lebih efektif dan lebih hemat dibanding disinfektan yang lazim digunakan.
Oleh karena itu radiasi sinar UV tidak selamanya dapat dinilai buruk, tetapi dilain hal, sinar panas yang satu ini mengandung manfaat yang positif bagi sayuran.

Kaitan kopi dengan maag

Kopi sendiri mengandung zat kafein yang dapat menstimulasi peningkatan asam lambung. Asam lambung yang meningkat akan mengiritasi dinding lambung dan menyebabkan kondisi yang disebut dengan gastritis atau sakit maag. Gastritis sendiri dapat menimbulkan berbagai gejala seperti:

# Mual
# Muntah
# Nyeri Kepala
# Nyeri pada Ulu Hati
# Perut terasa kembung

Sehingga ada baiknya jika Anda mulai mengubah gaya hidup dengan mengurangi konsumsi makanan/minuman yang dapat meningkatkan produksi asam lambung seperti: makanan/minuman yang asam, pedas, soda, kopi, teh, alkohol, dan rokok. Selain itu dapat dibantu juga dengan menjalani pola makan yang sehat, olahraga yang teratur, menghindari stress, dan beristirahat yang cukup.