Selasa, 16 Juli 2013

Periksa Benjolan di Payudara

Memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada payudara merupakan tindakan awal mencegah ancaman kanker.

Perhatikan dengan cermat perubahan yang terjadi pada payudara Anda. Semakin dini pengecekan, maka risiko kanker payudara semakin bisa diminimalisirkan.
Benjolan lembut

Benjolan saat disentuh terasa lembut halus, berbentuk bulat (seperti buah anggur) yang mudah bergeser sedikit ketika Anda menekan di atasnya. Bentuknya bisa besar atau kecil dan menimbulkan rasa sakit ketika disentuh. Waspadai itu gejala kista sederhana atau kantong berisi cairan alami.

Perubahan hormon sekitar masa menstruasi bisa menjadi penyebabnya. Sekitar 30 persen wanita berusia 30-50 tahun mengalaminya. Lakukan USG untuk melihat apakah benjolan tersebut berisi cairan atau padat (kemungkinan kanker).
Cairan

Hati-hati bila keluar cairan lewat kedua puting susu padahal tidak sedang menyusui atau hamil. Biasanya, masalah di kelenjar tiroid atau hipofisi menjadi penyebab. Namun, waspadai bila cairan disertai darah (mungkin kanker) atau cairan dengan warna kekuningan atau kehijauan (infeksi).
Benjolan keras

Bila Anda menemukan sebuah benjolan keras dan padat dengan bentuk tidak teratur atau bergerigi dan saat ditekan, benjolan tidak bergerak, mungkin itu kanker atau tumor. Penyebabnya tidak diketahui, namun riwayat kesehatan keluarga menjadi faktor risiko utama. Tak ada cara lain selain segera temui dokter dan lakukan mammogram.
Benjolan licin dan mudah digerakkan

Bila menemukan benjolan keras, bulat dan bisa bergeser saat disentuh tanpa menimbulkan rasa sakit, mungkin Anda mengalami Fibroadenoma. Tumor jinak ini biasa diderita perempuan muda usia 20 tahunan akibat perubahan tingkat hormon. Segera temui dokter untuk mammogram. Jika tumor sudah besar, harus dilakukan operasi pengangkatan.

Jumat, 12 Juli 2013

Awas, minyak ikan tingkatkan risiko kanker prostat!!

Awas, minyak ikan tingkatkan risiko kanker prostat!

Semua orang pasti tahu bahwa minyak ikan yang kaya omega-3 baik untuk otak. MInyak ikan bahkan dipercaya bisa menurunkan risiko penyakit otak seperti Alzheimer. Namun di baik manfaat yang dimiliki oleh minyak ikan, ternyata minyak ikan juga bisa berbahaya.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa minyak ikan yang kaya omega-3 bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Pira yang memiliki tingkat asam lemak omega-3 paling tinggi berisiko hingga 71 persen terkena kanker prostat.
"Suplemen minyak ikan bisa membahayakan pria jika dikonsumsi dalam dosis yang tinggi," ungkap peneliti Theodore Brasky dari Ohio State University Medical Center, seperti dilansir oleh NBC News (10/07).
Penelitian sebelumnya pada tahun 2011 juga menunjukkan bahwa minyak ikan berkaitan dengan kanker prostat tingkat lanjut yang berbahaya. Penelitian juga menemukan bahwa efek asam lemak omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan lebih tinggi daripada asam lemak yang ditemukan dalam minyak sayuran.
Penelitian milik Brasky dilakukan pada 934 pria yang memiliki kanker prostat dan 1.393 pria yang tak memiliki kanker. Mereka kemudian dikelompokkan berdasarkan tingkat asam lemak omega-3 dalam darah mereka. Pria dengan tingkat omega-3 tertinggi memiliki risiko 71 persen terkena kanker prostat. Sementara secara umum, mereka memiliki risiko kanker prostat 44 persen lebih tinggi dibanding pria dengan tingkat omega-3 paling rendah.
Asam lemak yang ditemukan pada minyak sayuran diketahui tidak berpengaruh terhadap risiko kanker prostat. Meski begitu peneliti masih belum menemukan bagaimana minyak ikan bisa menyebabkan kanker. Peneliti bahkan telah menghitung semua faktor risiko yang berpengaruh dan menemukan bahwa merkuri pada ikan tak berkaitan dengan kanker prostat.
Dengan mengetahui hasil penelitian ini tampaknya pria harus mulai mengatur konsumsi ikan dan suplemen omega-3. Meski asam lemak omega-3 bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan penyakit otak, namun jika diminum berlebihan juga bisa membahayakan pria.

Kamis, 11 Juli 2013

Tanda - Tanda Jika Anda Memakai Terlalu Banyak Makeup

6 Tanda Jika Anda Memakai Terlalu Banyak Makeup.
Apakah Anda membeli setiap produk makeup yang terbaru? Apakah Anda suka bereksperimen dengan riasan baru? Ada kemungkinan Anda akan berakhir dengan memakai terlalu banyak makeup setiap harinya. Temukan ciri-cirinya di bawah ini!

1.Orang-orang Tidak Mengenali Anda Tanpa Makeup
Jika Anda memakai terlalu banyak makeup, mungkin orang-orang tidak akan mengenali  ketika Anda tidak menggunakan makeup. Anda pun mungkin akan tidak mengenali wajah asli Anda tanpa makeup yang menempel di  wajah Anda.

2.Anda Sering Merasa Untuk Membeli Produk Makeup
Jika Anda membeli produk makeup setiap dua bulan, maka kemungkinan Anda pun sering mengoleskannya sedikit terlalu banyak. Terlalu banyak makeup berbahaya bagi kulit karena dapat menyumbat pori-pori.

3.Anda Dapat Merasakan Makeup Anda Setiap Anda Menyentuh Wajah
Jika Anda menyentuh wajah Anda dan Anda dapat merasakan foundation Anda, maka hal ini dapat menjadi obsesi yang bahkan Anda sendiri tidak menyadarinya. Biarkan kulit Anda bernapas secara alami tanpa makeup.

4.Anda Sering Retouch Makeup
Jika Anda punya kebiasaan me-retouch makeup Anda, ini berarti Anda sadar akan penampilan. Tapi jika Anda retouch makeup bahkan ketika riasan makeup Anda sudah sempurna, maka wajah Anda akan terlihat tebal dan tidak natural. Ketika makeup yang Anda oleskan sudah sempurna, maka Anda tidak membutuhkan retouch lagi. Ubah kebiasaan ini sebelum akhirnya dapat merusak kulit Anda.

5.Anda Tidak Dapat Keluar Rumah Tanpa Makeup
Kapan terakhir kali Anda keluar dari rumah tanpa makeup menempel di wajah Anda? Jika Anda sudah tidak ingat lagi, maka Anda selalu menggunakan makeup setiap hari. Cobalah untuk mengubah kebiasaan Anda ini. Jangan takut untuk menunjukkan kulit alami Anda.

6.Anda Menggunakan Terlalu Banyak Produk Makeup Pada Satu Waktu
Jika Anda mengoleskan warna lipstik yang cerah, makeup mata yang berani, maskara dan highlighter, maka ini merupakan tanda bahwa Anda sudah melampaui penggunaan makeup dalam batas normal. Gunakanlah warna makeup yang natural.
Jadi, berilah waktu khusus bagi kulit Anda untuk bernapas dan biarkan kulit Anda bebas dari makeup serta hadapi dunia dengan apa adanya!

Sepatu Hak Tinggi Lebih Baik Bagi Lutut

Mana yang lebih nyaman dipakai berjalan, sepatu kets atau sepatu hak tinggi? Semua orang tentu menjawab, sepatu kets.
      
 

Tetapi ternyata berjalan dengan sepatu hak tinggi lebih baik daripada berlari dengan sepatu olahraga, terutama menyangkut trauma pergelangan kaki dan lutut, kata sebuah penelitian. Dan yang terbaik adalah berjalan dengan kaki telanjang.

Para peneliti mengamati gerakan lari 68 pelari remaja dewasa yang aktif, termasuk 37 perempuan, di treadmill dan video. Mereka menemukan, penggunaan sepatu atletik dapat menyebabkan beban berlebihan pada pinggul, lutut, dan pergelangan kaki (risiko terpelintir lebih tinggi 38 persen dibandingkan berjalan telanjang kaki.

“Hebatnya, dampak sepatu olahraga pada putaran sendi selama berlari yang penulis amati di sini bahkan lebih besar dibandingkan efek ketika memakai sepatu hak tinggi saat berjalan,” ujar ketua tim penelitian D. Casey Kerrigan dari JKM Technologies LLC di Charlottesville, Virginia.

Makin banyak pelari yang kini beralih menggunakan sepatu “telanjang kaki” seperti Vibram FiveFingers, yang terlihat aneh, yang melindungi telapak kaki dari panasnya aspal dan trotoar.

Tony Post, bos Vibram Amerika Serikat, menjelaskan bahwa bertelanjang kaki  bisa melenturkan kaki, memanfaatkan fungsi alamiah dari peredam hentakan alami dari lengkungan kaki. “Dalam artian lengkungan kaki bertindak sebagai busur,” ujar Post kepada Wired Science.

Kerrigan memang tidak mengatakan para pelari harus menyingkirkan sepatu olahraga mereka dan menggantinya dengan sepatu hak tinggi, tetapi dia menyarankan penggunaan sepatu yang fleksibel, semirip mungkin dengan berjalan telanjang kaki.

“Sepatu yang nyaman, yang mengurangi risiko terpelintir, haruslah menjadi tujuan desain sepatu yang baru,” kata Kerrigan.

Rabu, 10 Juli 2013

Puasa Bagi Penderita Diabetes

Puasa bagi Penderita Diabetes.

Muslim penderita diabetes bisa menjalankan puasa selama bulan suci Ramadan pekan ini. Namun Dr Joe Shaban, ahli kesehatan di Windsor menyarankan meeka tetap harus hati-hati dalam memilih makanan.
Seperti yang dilansir CBC, Shaban, endokrinolog Rumah Sakit Regional Windsor, mengungkapkan banyak penderita diabetes sukses menjalani puasa sejak tahun 1986.”Kami memiliki komunitas Muslim besar di Windsor, jadi kami telah mempersiapkan semuanya," kata dia.
»Jika setelah melakukan cek gula darah kemudian diketahui gula darah orag tersebut berada di bawah 70 mg/dL, ia akan merasa lemas, berkunang-kunang, dan keringat dingin. Dalam kondisi ini ia harus segera berbuka puasa. Jika tetap memaksa melanjutkan, hal ini  mungkin bisa membahayakan nyawanya.”
Saat berpuasa, gula darah akan turun. Ini menjadi masalah serius bagi penderita diabetes. Insilin bisa berkuran dan hormon yang kerjanya berkebalikan dengan insulin justru meningkat seperti glukagon dan adrenalin yang berfungsi memecah glikogen sehingga memicu pembentukan keton dari hasil pemecahan non-karbohidrat.
»Orang yang menderita diabetes bisa puasa penuh jika mereka bisa mengontrol kadar gula darahnya dengan baik," kata dia. "Untuk itu lakukan kontrol sebelum puasa untuk mengetahui apakah ia boleh berpuasa atau tidak.”
Sebelum beribadah puasa, warga muslim penderita diabetes disarankan tes kesehatan meliputi, pengecekkan gula darah, tensi, fungsi ginjal, kolesterol, indeks massa tubuh dan berat badan. Tes kesehatan bertujuan agar dokter dapat memperkirakan risiko pada penderita tersebut.

Bahaya Tidur Setelah Sahur

Ini Bahayanya Tidur Setelah Sahur.
Tidur setelah sahur memang tidak haram. Namun, dari sisi ilmu gizi dan kesehatan tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak.
Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin  mengatakan dampaknya antara lain perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.
Juga akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur.
"Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit," tulis Pramono.
Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring, maka proses pengosongan lambung/maag akan terhambat/terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan.
Meningkatnya resiko terkena stroke juga bisa saja terjadi kalau kita tidur setelah sahur. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.
Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur atur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur.
Tak heran jika  banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan .
Nabi Muhammad SAW telah memberika tuntunan bahwa makan sahur jangan ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai menjelang subuh atau waktu imsyak sehingga secara logika maka setelah sahur maka langsung dilanjutkan ibadah Sholat Subuh dan jika setelah sholat subuh dilanjutkan dengan wirid yang cukup panjang maka matahari telah terbit dan sudah waktunya untuk bekerja.
Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.
Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).

Selasa, 09 Juli 2013

Hindari Kopi Saat Sahur Agar Tak Mudah Lemas

Supaya Tak Mudah Lemas, Hindari Kopi Saat Sahur.

Memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim diharuskan untuk menahan makan dan minum selama 14 jam.
Lalu, bagaimana cara agar tubuh tidak mudah lemes saat berpuasa?
Hindari minuman berkafein dan soda. Ahli medis mengatakan bahwa kafein dalam kopi bertindak sebagai diuretik, yang menyebabkan buang air kecil berlebihan setelah meminumnya dan mengakibatkan dehidrasi. Ketika mengalami dehidrasi, tubuh bisa menjadi lemas, pusing, bahkan pingsan.
Memenuhi kebutuhan cairan. Minum dua liter air mineral setiap hari secara teratur saat sahur, berbuka dan setelah solat taraweh untuk menghindari dehidrasi. Mengurangi minuman manis juga disarankan karena merangsang rasa haus cepat muncul.
Sayuran dan buah. Ingin mengatasi dehidrasi selama ramadhan? Manfaatkan buah dan sayuran kaya air, seperti semangka, melon, tomat dan jeruk. Selain kaya air, buah-buahan juga kaya akan nutrisi yang membantu mencukupi asupan stamina dan energi.
Minum susu. Untuk mencegah dehidrasi pada anak-anak, dapat diberikan susu saat menjelang imsak dan setelah berbuka puasa. Studi di McMaster University menunjukkan bahwa susu membantu kecukupan cairan tubuh, disamping kandungan protein, elektrolit, kalsium dan sebagainya yang bagus untuk kesehatan.

Tips Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa

Umat Islam dari seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Namun ada satu hal yang bisa mengurangi kepercayaan diri sesorang pada saat berpuasa, yaitu bau mulut. Ingin tahu cara mencegahnya?
Bau mulut secara medis disebut juga halitosis disebabkan oleh kebiasaan perawatan gigi yang buruk dan juga merupakan tanda masalah kesehatan lainnya. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi dan kebiasaan gaya hidup tidak sehat lainnya.
Kebiasan mengonsumsi makanan atau minuman manis pada saat berbuka puasa dapat menyebabkan nyeri terutama pada gigi berlubang dan berkontribusi pada bau mulut. Untuk menjaga kesegaran napas sepanjang hari dan kesehatan gigi diperlukan langkah-langkah untuk mempersiapkan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa. Bau mulut yang kurang sedap akan sangat berpengaruh pada kepercayaan diri saat sedang berkomunikasi dengan orang lain.
Nah, ada 5 hal yang bisa membantu mencegah bau mulut Anda pada saat berpuasa, yaitu :
1. Minumlah air putih yang cukup pada saat sahur dan berbuka, untuk mencegah mulut kering. Salah satu penyebab bau mulut pada saat berpuasa disebabkan oleh mulut mengalami kekeringan akibat kurangnya cairan ludah (saliva).
2. Gosok gigi dan juga lidah Anda secara menyeluruh setelah sahur. Dua sumber utama bau mulut ialah bakteri dan sisa makanan yang membusuk, maka dari itu diperlukan perawatan yang teratur dengan cara menyikat gigi, bisa juga menggunakan dental floss, untuk bisa menjangkau sisa makanan yang terselip diantara gigi.
3. Minumlah teh hijau tanpa gula saat berbuka puasa, kerena teh hijau diketahui memiliki kandungan zat polyphenol yang dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan bau mulut.
4. Kurangi makanan yang mengandung banyak gula, kerena makanan manis bisa menyebabkan nyeri pada gigi berlubang sehingga dapat menimbulkan bau mulut.
5. Hindari makanan yang yang bisa memicu bau mulut seperti misalnya cokelat. Cokelat adalah makanan yang bersifat diuretik (merangsang pengeluaran urin). Akibatnya, mulut akan cepat mengalami kekeringan.
 

Senin, 08 Juli 2013

Kanker Payudara Pria Lebih Berbahaya dan Mematikan

kanker payudara pria.

Banyak pria belum mengetahui tentang penyakit ini. Umumnya, mereka tidak tersadar bahwa dirinya juga mempunyai kelenjar payudara yang sangat mungkin terkena kanker payudara pria.Sebenarnya penyakit Kanker Payudara Pria sudah ada sejak zaman dahulu kala, tetapi memang jumlah penderitanya sangat jarang dibanding perempuan. Boleh dibilang perbandingannya antara 1:1.000. Namun kini, tren kanker payudara pada pria cenderung naik. Pertengahan tahun 2012 lalu, American Cancer Society memperkirakan ada sekitar 2.200 kasus baru. Itu baru data di Amerika Serikat.
Onkologi Klinis dr. Aru Sudoyo tidak membantah adanya kenaikan tren kanker payudara pria. Dia menyebut, saat ini, semua jenis kanker memang meningkat. Jika dulunya sangat jarang, kini menjadi jarang. Penyebabnya dipengaruhi beberapa faktor. Mulai dari lingkungan dan gaya hidup yang makin tidak sehat, serta asupan makanan yang semakin banyak mengandung bahan kimia.
“Sekarang lihat saja berapa persen perusahaan bakso yang tidak memakai bahan kimia berbahaya seperti formalin? Jadi ya memang dalam kurun
waktu 10 tahun mendatang kanker pasti akan naik,” ujarnya. Faktor lainnya karena perkembangan teknologi kedokteran. Dengan peralatan dan kemampuan dokter yang semakin canggih, maka Kanker Payudara Pria akan lebih cepat terdeteksi dari pada dulu. Jadi jumlah pasien otomatis meningkat.

Kanker Payudara Pria Lebih Mematikan

Kanker pada pria mirip dengan yang terjadi pada wanita. Namun penelitian seorang ahli bedah payudara salah satu di San Francisco Amerika Serikat (AS), Dr. Jon Greif memberi laporan mencengangkan. Riset terbaru itu mengindikasikan, kanker payudara pria mungkin lebih mematikan ketimbang wanita. Hal itu karena biasanya, deteksinya lebih terlambat.
“Para pria selama ini tidak ada tekanan untuk selalu ‘peduli’ pada payudaranya, jadi mereka tidak tahu kalau mereka itu terkena sakit itu (kanker payudara),” kata Dr. Jon Greif. Mungkin juga, para pria kurang mendapat perawatan standar. Jadi, kebanyakan kemungkinan hidup pria dengan kanker payudara biasanya lebih rendah dua tahun dari wanita.
Jika dipersentasekan, harapan hidup para wanita dengan kanker payudara dalam jangka waktu lima tahun sekitar 83 persen, sedangkan pada pria hanya sekitar 74 persen. Menurut dr. Aru, harapan hidup lebih rendah itumungkin dipengaruhi oleh terlambatnya deteksi kanker. Seringnya,
diagnosis terhadap pasien pria sangat terlambat.
Mereka baru diketahui terkena Kanker Payudara Pria pada stadium lanjut. “Pasiennya tidak sadar, dokternya mungkin juga belum tahu. Jadi ya kondisinya biasanya lebih parah dari wanita,” katanya. Selain itu, sel kanker payudara pada pria umumnya menyebar lebih cepat. Penyebarannya juga lebih luas, yakni bisa sampai kelenjar getah bening.

Hasil Studi Kanker Payudara Pria

Dalam studinya, Greif membandingkan sekitar 13 ribu pasien pria dan lebih dari 1,4 juta pasien wanita. Para peneliti mengevaluasi karakteristik kanker dan tingkat kelangsungan hidup. Selain faktor usia, para peneliti juga mempertimbangkan etnis pasien tersebut, yang ternyata cukup pengaruh. Hasil penelitian menyebut, kanker payudara lebih mungkin menyerang orang kulit hitam.
Menurut studi itu, penyakit ini juga sangat jarang menyerang pada ras Hispanik. Namun Greif mengakui, temuannya ini mungkin tidak dapat dibuktikan dalam praktik klinis. Hal itu karena dalam studinya, Greif menggunakan pasien yang sudah meninggal dunia. Meski begitu, temuan ini tetap berharga untuk memberi penyadaran pada kaum pria.
American Cancer Society menyarankan agar kaum pria semakin waspada terhadap risiko penyakit ini. Mereka juga diharapkan lebih aware dengan gejalagejalanya.

Faktor Pemicu Payudara Pria

Pemicu terjadinya kanker payudara pria sebenarnya sama seperti pada wanita. Namun ada bagian-bagian dari pria yang membuatnya memiliki risiko penyakit ini.
  • Hormon Estrogen
    Hormon estrogen yang tinggi menyebabkan peningkatan pembelahan sel payudara. Kondisi ini meningkatkan risiko kelainan sel yang bisa berkembang menjadi sel kanker. Peningkatan hormon estrogen bisa disebabkan karena konsumsi obatobatan. Selain itu obesitas juga dapat
    menyebabkan peningkatan kadar estrogen, karena sel-sel lemak diubah tubuh menjadi estrogen.
  • Ginekomasti
    Ini adalah semacam gumpalan yang diakibatkan adanya peningkatan jaringan tisu pada organ payudara pria. Gumpalan ini lebih mudah ditemukan karena pria memiliki jaringan tisu lebih sedikit ketimbang wanita.
  • Genetik
    Gen BRCA1 dan BRCA2 diketahui sebagai penyebab dalam beberapa kasus kanker payudara. Mewarisi gen tersebut dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria. National Cancer Institute menyebut, seseorang dengan riwayat itu di keluarganya memiliki risiko terkena
    5-10 persen. American Cancer Society memperkirakan, satu dari lima pria dengan kanker ini bersaudara dekat dengan laki-laki atau perempuan yang juga terkena kanker payudara.
  • Radiasi
    Pria yang terkena radiasi di bagian dada memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara pria, dibandingkan pria yang belum pernah terkena radiasi. Penelitian ‘Male Breast Cancer Incidence Among Atomic Bomb Survivors’ menunjukkan, orang yang terkena radiasi bom atom di Jepang memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker payudara.
  • Usia
    Seperti pada wanita, kanker payudara pria juga dipengaruhi oleh usia. Biasanya, pria terdiagnosis penyakit ini pada usia 60 tahun hingga 70 tahun. Kasus pada pria berusia di bawah 35 tahun sangat jarang ditemukan. Namun bukan berarti tidak mungkin terjadi. Karena
    itu lebih baik tetap waspada.

Cegah Resiko Bayi Cacat Lahir Dengan Rutin USG

mencegah cacat bayi.

Rutin USG Bisa Mencegah Resiko Bayi Cacat Lahir. Kasus bayi dengan cacat lahir akibat cacat bawaan dapat ditekan jika ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan ultrasonografi atau USG. Melalui pemeriksaan USG, perkembangan janin dapat dikontrol sehingga bila terjadi kelainan pada janin, maka tenaga medis dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Meskipun ultrasonografi perlu rutin dan berkala dilakukan saat kehamilan, namun masih banyak yang beranggapan melakukan USG terlalu sering akan menimbulkan efek negatif bagi kandungan. Sebaliknya, Nurwansyah mengatakan, gelombang yang dihasilkan dari USG aman karena tidak berefek radiasi. USG pun tidak memiliki efek negatif bagi janin.
Sebagaimana dikatakan oleh dokter spesialis kebidanan Rumah Sakit Premier Bintaro dr. Nurwansyah, Sp.OG , USG sebaiknya dilakukan secara berkala. ultrasonografi yang rutin dan berkala akan memberikan keuntungan yaitu dapat lebih cepat tahu jika ada kelainan pada janin.
“Idealnya USG dilakukan setiap bulan, namun setidaknya ultrasonografi dilakukan 4 kali selama masa kehamilan,” ungkap Nurwansyah dalam Seminar Dokter yang bertajuk “Updates In Maternal – Fetal Medicine” di Tangerang, Sabtu (6/4/2013).
Prinsip ultrasonografi yaitu menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh telinga. Beberapa studi internasional tentang USG belum ada yang menunjukkan dampak negatif pemeriksaan USG pada kehamilan. Sedangkan menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), USG baru berakibat negatif jika telah dilakukan sebanyak 400 kali.
Ultrasonografi menurut Nurwansyah wajib dilakukan antara lain pada 2 minggu pertama kehamilan  untuk memastikan kehamilan normal berada di dalam rahim. Selanjutnya, USG dilakukan satu buan kemudian untuk menentukan kondisi bayi untuk mengetahui adan tidakya kelainan atau cacat bawaan, seperti penebalan kulit tengkuk. Pemeriksaan USG idealnya terus dilakukan setiap bulan untuk mengikuti perkembangan janin.
Nurwansyah memaparkan, ultrasonografi memiliki tiga tingkatan. ultrasonografi tingkat pertama yaitu hanya sebatas skrining. ultrasonografi skrining dapat dilakukan oleh tenaga medis, meski bukan dokter, asal telah mendapatkan sertifikasi, seperti bidan. ultrasonografi tingkat kedua sudah dapat menentukan kesehatan organ-organ janin seperti ginjal atau jantung. Sedangkan ultrasonografi tingkat tiga sudah dapat menentukan hingga pada kelainan-kelainan yang lebih mendetail.
“ultrasonografi pun memiliki beberapa jenis dimensi. Untuk mendeteksi awal adanya kelainan harus digunakan ultrasonografi tipe 2D, sedangkan untuk 3D dan 4D digunakan untuk melihat keseluruhan dari cacat bila ditemukan,” tutur Nurwansyah.
Kendati USG efektif untuk mendeteksi kelainan, menurut Nurwansyah, yang paling penting lagi adalah “man behind the gun” atau tenaga medis yang melakukan pemeriksaan USG. “Karena dia lah yang mendiagnosa jika terjadi kelainan pada janin. Maka dia pula yang menentukan apabila harus dilakukan tindakan selanjutnya,” pungkasnya.
Dari paparan tersebut, terlihat bahwa deteksi dini melalui ultrasonografi sangat bermafaat bagi ibu dan bayinya. Sebab upaya pencegahan jauh lebih bermanfaat jika dilakukan sejak dini sehingga buah hati anda akan tumbuh sehat.