Minggu, 03 November 2013

Salah Posisi Tidur, Wajah Bisa Berkerut

Lakukan Hal-hal Ini Sebelum Tidur Bisa Buat Cantik dan Segar Di Pagi Hari!
Ketika menginjak usia 40 tahun, masalah yang sering kali menghantui adalah kemunculan keriput pada wajah. Penampilan menjadi kurang menarik karena kulit tak lagi terlihat kencang.

Hal ini dapat terjadi karena pada usia tersebut, jumlah kolagen pada tubuh mulai menurun. Padahal, fungsi kolagen untuk menjaga kulit tetap kencang, lentur, dan elastis.

Selain usia, ada banyak faktor lain yang dapat memicu munculnya keriput pada wajah. Tidur menyamping atau miring jadi salah satu di antaranya.

Ahli Kesehatan, dr. Dewangga Gegap Gempita memaparkan, kerutan berpotensi muncul, terutama jika posisi tidur miring ke arah kiri. Dalam posisi itu, jantung berada lebih rendah dari bagian tubuh lain, termasuk organ-organ penting. Dengan begitu, jantung harus bekerja ekstra memompa darah karena mengikuti hukum gravitasi.

Akibatnya, kata dia, peredaran darah menjadi tidak lancar dan daya serap tubuh terhadap asupan nutrisi juga tidak maksimal. "Wajah merupakan bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah paling banyak. Kurang asupan bisa membuat kulit di wilayah ini menjadi cepat keriput," ujarnya.

Selain tidur miring ke arah kiri, sambung Dewangga, tidur tengkurap juga memiliki risiko sama. Pada posisi seperti itu, rongga dada menekan ke atas, sedangkan organ dalam jatuh ke bawah akibat gravitasi. Alhasil, kerja jantung menjadi tidak sempurna.

"Posisi jantung di bawah juga bisa membuat seseorang merasa kurang bugar saat bangun esokan harinya," papar pria yang aktif sebagai pengajar di Akademi Keperawatan Keris Husada, Jakarta, ini.

Dewangga mengingatkan, posisi tidur yang baik adalah terlentang atau miring ke arah kanan. Pada posisi ini, jantung berada sejajar atau di atas bagian tubuh lain. Dengan begitu, darah akan dengan mudah mengalir ke seluruh bagian tubuh sesuai dengan hukum gravitasi.

Selain terkait usia dan posisi tidur, dia menuturkan, masih ada penyebab timbulnya kerutan pada wajah. Satu di antaranya adalah pola tidur yang tidak teratur. Kurang tidur dapat menghambat proses pemulihan kulit yang terbakar sinar matahari. Pasalnya, ketika malam hari tubuh akan mulai melakukan proses regenerasi. Oleh karena itu, selalu upayakan tidur minimal 6-8 jam sehari.

"Tidur 8 jam pada siang hari untuk mengganti waktu begadang tidak akan membantu, karena tubuh tetap bisa membedakan antara malam dan siang. Sedangkan proses regenerasi hanya terjadi pada malam hari," paparnya.

Untuk itu, Dewangga menyarankan segera terapkan pola hidup sehat dengan menjauhi rokok, menjaga pola makan, berolahraga secara rutin, serta tidur cukup setiap harinya. "Setidaknya hal ini bisa memperlambat datangnya kerutan pada wajah. Kalau biasanya muncul saat masuk usia 40 tahun, bisa ditunda hingga 45 tahun," tukas dia.

Sabtu, 02 November 2013

Makanan Pengganti Kafein

Kecanduan Kopi? Inilah Makanan Pengganti Kafein!
Tanpa disadari ternyata banyak orang kecanduan kopi sejak remaja. Kafein memiliki manfaat untuk buat tubuh terjaga. Hal ini disebabkan kafein membangkitkan hormone adrenal sehingga menjadi lebih semangat dan merasa awas. Tapi mengkonsumsi kopi berlebihan juga tak baik buat kesehatan, karena itulah ada beberapa makanan pengganti kafein.
Konsumsi kafein berlibahan tentu sangat tidak dianjurkan. Apalagi kalau diri kita sudah sampai tahap kecanduan. Kecanduan kafein ini bisa tubuh selalu terjadi sehingga kamu akan memiliki waktu istirahat yang kurang dan dapat mengganggu proses perbaikan sel tubuh.
Dilansir dari beberapa sumber, untuk mengurangi kecanduan tersebut, berikut makanan yang dapat menggantikan kafein didalam tubuh:
Akar dandelion
Dilansir dari mindbodygreen.com, akar dandelion yang dikeringkan dan diseduh mempunyai rasa seperti kafein.
Bubuk cokelat
Bubuk cokelat mengandung theobromine yang merupakan stimulan lembut sehingga akan memberikan suntikan semangat yang sama seperti efek yang ditimbulkan oleh kafein. Di sisi lain bubuk kakao juga mengandung tryptophan yang dapat membuat tubuh merasa rileks.
Jahe
jahe merupakan tumbuhan yang tak asing bagi masyarakat Indonesia. jahe mampu meningkatkan sirkulasi darah sehingga bisa membangkitkan energi dan kelebihan lainnya dalah dapat menenangkan tubuh. Cobalah untuk mengonsumsi ramuan jahe herbal di pagi hari untuk menggantikan kopi.
Ginseng
Ginseng dikenal sebagai makanan yang dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi. Fungsi ini hampir sama dengan kafein. Tidak hanya itu, ginseng juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menghilangkan racun di dalam tubuh, dan mengatasi stres.

Kamis, 31 Oktober 2013

Manfaat Air Bagi Tubuh




TAHUKAH Anda, 65 persen tubuh kita terdiri air. Bahkan sejak dalam kandungan, sirkulasi dalam tubuh 75 persen didominasi air.
Itu sebabnya muncul istilah, "Menahan haus jauh lebih susah daripada menahan lapar."
Saat air putih ditenggak, ada empat organ vital dalam tubuh yang "berlomba" mendapatkannya:
1. Ginjal. Ketika buang air kecil, ginjal memfasilitasi dengan membiarkan cairan kotor dan racun keluar dari tubuh. Air putih mutlak diperlukan agar operasional ginjal tetap terjaga.
2. Saluran pencernaan, karena air putih melancarkan sistem metabolisme tubuh.
3. Kulit. Cairan dalam tubuh menguap lewat pori-pori kulit. Ini disebut keringat. Saat berkeringat, tubuh kekurangan cairan. Air putih dibutuhkan untuk menjaga agar suhu tubuh stabil.
4. Paru-paru. Kita kehilangan cairan ketika paru-paru menarik dan membuang napas. Dibutuhkan air putih untuk menyokong paru-paru menjalankan fungsi utama.

Riani Susanto ND dari B Clinic Jakarta mengungkapkan, "Cairan dalam tubuh mereka yang lanjut usia hanya tersisa 50 persen. Makin tua, orang makin butuh air putih. Cuaca panas membuat kita sering berkeringat. Di kantor dan di mobil, tubuh berteman dengan pendingin ruangan. Itu sebabnya konsumsi air putih meningkat."
Makan pun dianjurkan yang berkuah dan berserat untuk memastikan ketersediaan cairan di dalam tubuh senantiasa cukup.
Jus buah dan sayur berkuah bening bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang. Bukan berarti mereka yang mengonsumsi jus dan sayur berkuah tak butuh air putih. Riani mengatakan, air putih adalah keharusan. Anda tidak perlu khawatir terlalu banyak mengonsumsi air putih. Air putih ibarat uang. Adakah orang yang mengeluh punya banyak uang? Makin kaya, kebutuhan makin beragam.
Itu sebabnya orang tidak pernah mengeluh punya uang banyak, Yang ada, bersyukur atau malah mengeluh karena berapa pun uang yang dimiliki, seolah tidak pernah cukup. Begitu pun air putih. Saat jadi narasumber talk show "Stay Healthy, Stay Hydrated bersama Nestle Pure Life", Riani menyebut air putih mampu menyelamatkan tubuh dari beragam penyakit. Dimulai dari yang paling sederhana, menurunkan tingkat sesitivitas seseorang.
"Pernah tidak, seorang teman datang tergopoh-gopoh, curhat dengan nada tinggi? Emosinya meledak, menceritakan masalah dengan pola tutur berantakan. Apa yang Anda lakukan? Biasanya Anda berkata: Tenang, minum dulu. Setelah minum air, ia lebih relaks lalu bercerita dengan lebih kalem dan sistematis. Itu contoh sederhana air putih menurunkan tingkat sensitivitas," urai Riani.
Ia melanjutkan, ada sejumah riset yang melegitimasi manfaat cairan bening ini:
1. Penelitian Jurnal Epidemiologi Amerika menyebut risiko terkena serangan jantung bagi mereka yang mengonsumsi air putih (lebih dari lima gelas sehari) susut hingga 41 persen. Berbahagialah Anda yang menggemari air putih karena tubuh yang kecukupan cairan mampu mengikis risiko kanker usus 45 persen dan kanker kandung kemih hingga 50 persen.
2. Mencegah sakit kepala. "Salah kaprah yang sering terjadi, saat sakit kepala menyerang, yang dicari pain killer. Bukan mencari sebab penyakit. Saya berteori, mayoritas sakit datang karena tubuh kekurangan cairan. Saat migrain datang, pertolongan pertamanya bukan pain killer tetapi air putih," ungkap Riani. Teori ini sejalan dengan hasil riset Universitas Maastricht, Belanda, bahwa mereka yang konsisten minum 1,5 liter air putih, sakit kepalanya berkurang 21 jam.
3. Menghindari pikun. Riani mengingatkan, otak terdiri dari air. Dehidrasi bisa mengurangi fungsi otak dalam berpikir. Agar bekerja maksimal, otak butuh banyak oksigen. Salah satu sumber oksigen: air. Dengan minum air putih, kita turut memastikan kebutuhan oksigen otak terpenuhi. Minum 8-10 gelas air putih tiap hari memperbaiki tingkat performa kognitif hingga 30 persen!

Rabu, 30 Oktober 2013

Permen Karet Makarel Bisa Bikin Pintar???

Wah, Permen Karet Makarel Ini Bisa Bikin Pintar?
Ikan menjadi salah satu makanan yang populer dan banyak digemari di negara Jepang. Sajian ikan sangat lekat dengan beragam makanan khas Jepang. Saking gemarnya mengkonsumsi ikan sebagai makanan sehat, bahkan diciptakan permen karet sehat dengan rasa ikan Makarel. Duh, bagaimana bentuk dan rasanya?
Sebuah web service provider atau web penyedia layanan bernama Es Corporation mengumumkan sejak akhir tahun lalu mereka telah menjual permen karet rasa ikan makarel yang berpadu dengan rasa saus miso. Hidangan ikan ini cukup populer di Jepang dikenal dengan nama “saba no misoni” atau “saba-miso”.
Seperti dilansir dari Rocket News24, permen karet satu ini mengklaim terbuat dari bahan-bahan terbaik. Salah satu bahan yang digunakan ialah ikan makarel terbaik di Jepang dengan kualitas tinggi bernama “Seki Saba” yang berasal dari Selat Hoyo, wilayah Shikoku Jepang. Kemudian dikombinasikan dengan berbagai miso pasta yang terkenal di seluruh Jepang dan kemudian dijadikan permen karet.
Menurut Es Corporation idel awal membuat Saba Miso Gum ini adalah untuk menciptakan permen karet yang mengandung DHA dan Omega 3. Mereka ingin menciptaka camilan sehat bagi para siswa saat sedang belajar untuk menghadapi ujian. Karena DHA dan Omega 3 sangat baik untuk fungsi otak. Mereka juga ingin menggambarkan “kolaborasi revolusioner rasa” dengan menggabungkan rasa permen dan ikan yang susah dilupakan.
Dihalaman web mereka, pengunjung bisa memesan permen karet unik ini secara pre order. Untuk 10 buah permen karey rasa ikan mackerel ini dibanderol dengan harga 500 yen atau sekitar Rp56.000an. Bahkan di awal penjualannya permen ini laku keras, sampai habis dipesan sebelum beredar secara resmi dipasaran.

Selasa, 29 Oktober 2013

Muncul 'Mata Panda' Saat Kita Kurang Tidur


Kebiasaan tidur larut malam rupanya bukan hanya bisa mengundang berbagai jenis penyakit. Lebih dari itu, kekurangan jam tidur juga dapat menimbulkan lingkaran gelap di bagian bawah mata atau kerap disebut sebagai mata panda.

Hal ini dapat terjadi karena area bagian bawah mata termasuk dalam jaringan ikat longgar yang mudah bengkak, terisi cairan atau lemak. Selain itu, daerah ini juga memiliki kulit yang lebih tipis dan sensitif jika dibandingkan dengan kulit pada bagian tubuh lain.

Pada saat tubuh mengalami kelelahan ataupun stres, jaringan ikat mata di bagian bawah kulit akan melonggar yang pada akhirnya tampak seperti kantung. Adapun warna hitam yang muncul merupakan penampakan dari kantung mata yang mengendur tadi.

"Karena kulit meregang dan kendur, maka terkesan berwarna hitam. Hal ini sama seperti siku jika diluruskan," ujar dr. Odih Fachruzi.

Selain itu, lanjut dia, gaya gravitasi juga memiliki andil terhadap kehadiran kantung mata. Gravitasi bisa menyebabkan cairan mengumpul di bagian bawah mata yang membuat area tersebut terkesan membengkak.

"Karena kantung mata termasuk jaringan ikat longgar yang dapat dipengaruhi gravitasi, maka saat kita terlalu lama beraktivitas, bisa membuat area ini semakin tertarik ke bawah," ucap dokter lulusan Universitas Jenderal Ahmad Yani ini.

Namun demikian, sambung dia, kemunculan mata panda sebenarnya bukan hanya didorong oleh kebiasaan kurang tidur semata. Di luar itu, ada faktor gaya hidup yang dapat memengaruhinya.

"Kebiasaan merokok, minum alkohol, serta rhinitis alergi juga bisa memicu munculnya lingkaran hitam di bawah mata," paparnya.

Untuk itu, sambung Odih, meski lingkaran hitam tersebut tidak berpengaruh pada kesehatan, ada baiknya segala penyebab yang membuat kantung mata muncul segera dihindari. Caranya, dengan mengurangi kebiasaan tidur larut malam dan upayakan istirahat cukup sekitar 7-8 jam sehari.

Selain itu, hindari minuman yang mengandung alkohol. "Rokok juga perlu dihindari karena punya efek negatif bagi kesehatan," tukas dia.

Senin, 28 Oktober 2013

Kaitan Bakteri Usus dengan Autisme Pada Anak

Salah satu adegan f"Rumah Tanpa Jendela", yang mengangkat cerita tentang anak autis (dok.Sanggar Ananda)
Kondisi bakteri dalam usus ternyata memegang peran penting terhadap kesehatan anak khususnya terkait gejala dan gangguan autisme.
"Tubuh manusia sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam organisme. 100 dari 100 triliun merupakan sel dan 10% merupakan sel manusia," demikian dijelaskan Dr. Diana E. Waturangi, Dekan Fakultas Bioteknologi, Universitas Katolik Atma Jaya.
Diantara banyaknya organisme ini, terdapat berbagai jenis bakteri-bakteri berkeliaraan dalam tubuh dari yang baik maupun jahat. Bakteri paling banyak diketahui terdapat di dalam bagian usus dan dikenal dengan sebutan "Gut Microbiota."
"Usus merupakan rumah dari sekitar 1.000 trilyun bakteri," jelas dr. Diana saat ditemui pada Seminar "Gizi dan Pangan Untuk Anak Autis" di Auditorium Prof. Dr. Djajusman, London School of Public Relations, Jakarta, Minggu (27/10).
Bakteri-bakteri ini diketahui dapat berperan membuat vitamin atau malah menjadi bakteri antangonis terhadap bakteri lain. Juga, mempengaruhi perilaku termasuk memicu depresi, kecemasan, autism dan skizofrenia pada seseorang, khususnya anak-anak.
Diantara ribuan bakteri ini, terdapat dua bakteri yang tak bermanfaat bagi tubuh yakni candida dan colostridium. Keduanya diketahui dapat mengeluarkan toksin yang berdampak negatif bagi tubuh. Salah satunya lipopolysaccharide (LPS) yang umumnya terdapat dalam usus anak-anak penderita autisme.
Seperti dijelaskan, toksin ini akhirnya dapat menyebabkan komunikasi antara otak dengan bakteri dalam usus menjadi tidak seimbang. Inilah yang akhirnya memungkinkan timbulnya gejala autisme pada anak.
Karena itu, penting sekali bagi para ibu untuk mengetahui kondisi bakteri usus pada anak karena terkait erat dengan gangguan autisme. "Perlu dilakukan koreksi keseimbangan populasi bakteri," jelas dr. Diana.
Faktor penyebab autisme pada anak lainnya juga dapat dipengaruhi oleh pemakaian antibiotik yang salah sehingga malah membunuh bakteri baik, input makanan yang tidak pas untuk perut penderita autis serta kondisi genetika.

Minggu, 27 Oktober 2013

Alasan Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur


Selain menekan tombol alarm, begitu bangun di pagi hari, satu hal yang juga perlu Anda lakukan adalah minum air putih. Ini karena kebiasaan tersebut dapat secara signifikan mengubah hari Anda menjadi lebih baik.

Nah, jika Anda sedang berniat menurunkan berat badan ataupun menjadikan tubuh lebih segar dan sehat, inilah empat alasan kenapa Anda perlu minum air putih begitu bangun tidur.

1. Menghidrasi sel

Setelah beristirahat semalaman penuh, lumrah saja jika dehidrasi datang saat bangun tidur. Karena itu, hidrasi menjadi hal yang penting dilakukan di pagi hari sehingga dapat meningkatkan laju produksi otot dan darah.

"Umumnya kita tidur sekitar 6-8 jam setiap malam. Selama tidur tanpa terbangun selama itu, kita tidak minum, tentunya terjadi defisit air. Saat tidur pun tubuh terus bekerja memperbaiki sel dan terjadi pula penguapan," ujar pakar gizi klinik dr Samuel Oetoro, SpGK.

Kendati demikian, Samuel menyarankan untuk tidak minum terlalu banyak begitu bangun tidur, yaitu hanya sekitar 1-2 gelas saja. Menurutnya, jika terlalu banyak, volume darah akan meningkat dengan tajam dan membuat kerja jantung menjadi berat.

2. Detoks tubuh

Air, terutama air perasan lemon merupakan detoks alami. Minum air juga dapat membuang racun dan memurnikan tubuh. Tidak hanya membuat tubuh sehat, minum air juga membuat kulit lebih bersih dan segar. Selain itu, air juga mampu membersihkan usus besar sehingga memperbaiki penyerapan nutrisi.

Air putih saja sebenarnya sudah baik untuk melakukan tugas detoksifikasi ini, namun manfaatnya akan semakin optimal jika diberi perasan lemon. Dalam buku "You Are What You Eat", dr Gillian McKeith menjelaskan, segelas air hangat dengan perasan lemon di pagi hari setelah bangun tidur membersihkan berbagai lendir tidak berguna dalam tubuh sehari sebelumnya. Sebaiknya, lakukan juga malam hari sebelum tidur.

3. Membantu mengurangi berat badan

Minum air begitu bangun tidur baik untuk sistem pencernaan. Inilah yang membuat cara ini efektif untuk mengurangi berat badan. Penelitian menunjukkan, minum air saat perut kosong di pagi hari dapat meningkatkan laju metabolisme sepanjang hari. Air juga membuat rasa kenyang sehingga dapat menunda lapar.

4. Mencegah sakit

Jika sering sakit, mungkin ini karena tubuh Anda kurang cairan. Air memegang peranan penting dalam menjaga sistem limfatik. Ketika sistem ini seimbang, tubuh dapat melawan infeksi dengan lebih baik.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Jenis Makanan Penyebab Penuan Dini


Inilah Jenis Makanan Penyebab Penuan Dini


Setiap manusia tentu ingin terlihat selalu muda, namun tak jarang banyak orang malah mengalami penuaan dini. Sebenarnya tak perlu repot melakukan berbagai perawatan mahal. Sebenarnya cara sederhana agar awet muda adalah menjaga pola makan.

Selain menjalani pola hidup sehat, sebaiknya kamu juga harus menghindari kebiasaan makan dan beberapa asupan yang justru membuat penampilan terlihat lebih tua. Salah satunya menghindari makan pada saat stress, karena tubuh akan menghasilkan hormon Kortisol. Tingginya hormon ini berpengaruh pada sistem cerna hingga nutrisi tidak terserap dengan baik.
Saat stres, selain menganggap makanan adalah penenang pikiran, ada juga orang yang justru melewatkan makan, padahal itu merupakan hal buruk bagi pikiran dan tubuh. Tak hanya itu, tidak minum cukup air juga bisa membuat kulit kering, mengelupas, dan berkerut yang membuat tampak lebih tua dari usia sebenarnya.
Hidrasi yang baik bisa mengangkut nutrisi penting pada kulit untuk mencegah penuaan dan meremajakan kulit. Dilansir dari berbagai sumber berikut beberapa makanan yang harus dihindari agar tak terlihat lebih tua:
1. Terlalu banyak garam
Makanan tinggi garam bisa membuat tubuh dehidrasi dan menyebabkan tekanan darah tinggi bahkan gangguan ginjal. Garam juga bisa membahayakan kepadatan tulang dan kesehatan mental pada orang tua.
2. Lemak trans
Lemak trans tidak ditemukan secara alami dalam makanan melainkan diproduksi sekaligus dimasukkan ke dalam makanan untuk membuat rasa, warna, dan tekstur makanan awet. Lemak ini bisa menimbulkan kolesterol, meningkatkan resistensi insulin, obesitas, dan peradangan. Studi juga menunjukkan bahwa makan daging merah terlalu banyak dan produk susu berlemak bisa membuat otak menua lebih cepat.
3. Makanan olahan
Roti, sereal, kue, dan biskuit adalah salah satu jenis makanan olahan dan mengandung gula putih yang cukup tinggi. Saat terlalu banyak gula masuk ke tubuh, kulit tidak bisa menghasilkan kolagen yang cukup dan menjadi keriput. Tubuh juga tidak mampu memperbaiki dirinya sendiri secara efisien. Terlalu banyak asupan gula juga membuat kamu lebih cepat kehilangan memori, pendengaran, dan penglihatan. Beberapa penelitian juga menunjukkan gula berlebih bisa tingkatkan risiko diabetes tipe 2 dan alzheimer.

Kamis, 24 Oktober 2013

Tips Cegah Jerawat Tak Muncul Lagi

Jerawat Membandel? Atasi Dengan Cara Alami Ini
Jerawat sangat mengganggu penampilan kita bahkan sering membuat yang sedang mengalami merasa gak PD.. Berikut tips cara agar Jerawat tak muncul:
  •  Hindari alas bedak yang terlalu tebal.
  •  Selalu bersihkan make up sebelum tidur. Tidur dengan kosmetik yang masih menempel pada kulit   dapat menyumbat pori-pori kulit. Pastikan juga Anda tidak menggunakan kosmetik yang sudah lama.
  • Bersihkan peralatan kosmetik secara berkala dengan sabun guna mencegah datangnya bakteri .
  •  Mandilah setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang mengeluarkan banyak keringat. Minyak dan keringat pada kulit dapat menahan kotoran dan bakteri.
Bila dengan obat jerawat atau pembersih wajah yang dijual bebas di pasaran sudah tidak membantu, sebaiknya periksakan kondisi kulit Anda ke dokter. Dokter biasanya akan mengobati dengan obat (salep atau krim) yang mengandung antibiotik atau obat golongan tretinoin.

Rabu, 23 Oktober 2013

Tanda-tanda Salah Menggunakan Shampo dan Kondisioner





Mencuci rambut dan memakai kondisioner sudah Anda lakukan. Tetapi mengapa rambut masih saja terlihat kusam, sulit diatur dan bahkan rontok? Mungkin Anda melakukan beberapa kesalahan saat keramas.
Terlalu sering mencuci rambut
Bagi pemilik kulit kepala berminyak, keramas setiap hari atau bahkan lebih, kerap kali dilakukan dengan harapan agar rambut tidak lepek. Sayangnya pada beberapa kasus, hal ini justru tidak dianjurkan karena dapat merangsang produksi minyak alami yang berlebihan serta membuat rambut tampak kusam. Sebagai solusi, gunakanlah dry shampoo. Apabila keramas setiap hari tetap diperlukan, pilihlah shampo dengan kandungan alkohol yang lebih sedikit.

Menggosokkan shampo hingga berbusa di kepala
Kondisi rambut saat basah, jauh lebih rapuh ketimbang ketika kering. Oleh karena itu, banyak orang yang sering melihat rambutnya rontok pada saat atau setelah keramas. Untuk mengatasinya, hal yang paling utama untuk Anda lakukan adalah dengan membasahi dan menggosok shampo hingga berbusa pada tangan, bukan pada kepala. Dengan begitu, mahkota Anda pun akan terlubrikasi dengan baik sehingga mengurangi risiko rambut rusak saat keramas.

Menggaruk rambut dengan kuku
Saat keramas, yang perlu diperhatikan adalah cara mencucinya. Hindari menggaruk kulit kepala dengan kuku, tapi lakukanlah dengan ujung jari tangan. Bagi yang memiliki rambut berminyak, menggaruk kulit kepala terlalu keras hanya akan memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak berlebih. Inilah salah satu faktor yang membuat rambut Anda terus menerus lepek walau sudah keramas.

Bilas rambut dengan air hangat
Mandi dengan menggunakan air hangat dipercaya dapat memberikan membuat tubuh lebih rileks. Sayangnya itu tidak berlaku bagi rambut. Keramas dengan air hangat dipercaya bisa membuka pori-pori sehingga rambut menjadi longgar di bagian akar. Air yang terlalu panas juga bisa membakar rambut. Anda harus memahami bahwa rambut terdiri dari keratin yang merupakan protein. Jadi jika Anda menyiram rambut dengan air yang terlalu panas, maka protein di rambut Anda akan terdenaturasi atau terbakar. Sedangkan, mencuci rambut dengan air yang sejuk dipercaya bisa menjadikan rambut berkilau.

Mengaplikasikan kondisioner salah
Penggunaan kondisioner dipercaya sangat penting bagi kesehatan dan keindahan mahkota Anda. Hal ini dikarenakan kondisioner mampu mengembalikan kelembapan rambut yang hilang akibat keramas. Namun gunakanlah kondisioner hanya pada ujung rambut dan bukan akar. Hal ini agar tidak membuat kulit kepala semakin berminyak. Selain itu, aturan untuk mendiamkan rambut selama 3 hingga 5 menit setelah memakai kondisioner benar-benar perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Mengeringkan rambut dengan menggosoknya
Terakhir, kesalahan yang paling sering dilakukan setelah keramas adalah mengeringkan rambut dengan cara menggosok-gosokannya pada handuk. Hal itu hanya akan membuat kondisi rambut yang basah menjadi lebih rapuh sehingga mudah rontok. Selain itu, gunakanlah sisir bergigi jarang jika ingin menyisir rambut yang basah.